Rabu, 16 April 2014

Tugas Akhir 1 #TPI

TUGAS TEKNIK PENULISAN ILMIAH

SOFYAN TSAURI – K11111050

1         Paper/Tugas Akhir 1

1.1       Keterangan Paper/Tugas Akhir

Judul Paper atau Tugas Akhir
:
Aplikasi Mikrokontroler  AT89S52 Sebagai  Pengontrol
Sistem Pengusir Burung Pemakan  Padi Dengan Bunyi Sirine
Nama Penulis
:
Sumariadi, Wildian, Meqorry Yusfi
Institusi Penulis
:
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas
Tahun Publikasi
:
Tahun 2013
Naskah Diperoleh Dari
:
Jurnalsain-unand.com


1.2       Masalah Penelitian

Terdapat motivasi untuk mengerjakan penelitian yaitu  Aplikasi Mikrokontroler  AT89S52 Sebagai  Pengontrol Sistem Pengusir Burung Pemakan  Padi Dengan Bunyi Sirine dimana aplikasi ini akan mengontrol dan mengusir burung yang memakan padi-padi di sawah tersebut. Ada hal penting yang ingin di selesaikan oleh paper tersebut yaitu memungkinkan untuk dibuatnya alat atau system elektronik  yang dapat bekerja secara otomatis ( menggunakan system control ) yang dapat menggantikan sejumlah pekerjaan rutin manusia dimana sensor adalah sebuah piranti yang menerima suatu rangsangan dan meresponnya dalam bentuk sinyal elektris. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan dari pendekatan yang ada yaitu jika masih menggunakan cara tradisional dimana petani hanya menjaga padinya saja dengan cara menggunakan orang-orangan sawah, kaleng-kaleng bekas yang di rajut dan memasang jaring pengaman di sekeliling sawah yang membuat petani melakukan kegiatan yang tidak produktif maka dibuat Aplikasi Mikrokontroler  AT89S52 Sebagai  Pengontrol Sistem Pengusir Burung Pemakan  Padi Dengan Bunyi Sirine. Masalah penelitian cukup menantang yaitu aplikasi pengontrol yang di buat harus bisa mengusir burung-burung yang memakan padi di sawah tersebut.

1.3       Konstribusi

Kontribusi dari paper ini adalah penemuan baru yang dibuat oleh penulis pada system sebuah Aplikasi Mikrokontroler  AT89S52 Sebagai  Pengontrol  Sistem Pengusir Burung Pemakan  Padi Dengan Bunyi Sirine untuk menjaga dan mengusir bururng-burung yang memakan padi di sawah. Adanya pemahaman baru yang diangkat oleh penulis yaitu penulis harus paham bahwa dalam melakukan penelitian  dan membuat paper ini penulis harus bisa memiliki tujuan yang akurat di mana pemahaman itu adalah system yang telah diteliti memiliki kegunaan untuk mengontrol dan mengusir  burung pemakan padi di sawah tersebut. Adanya metodologi dan algoritma dalam menyelesaikan masalah pada paper ini  system yang di buat adalah system sebuah Aplikasi Mikrokontroler  AT89S52 Sebagai  Pengontrol  Sistem Pengusir Burung Pemakan  Padi Dengan Bunyi Sirine dan adanya eksperimen baru serta pembuktiaan baru dan formalisme baru,dan paper ini merupakan bidang penelitiian baru.

1.4       Substansi

Pada Substansi ini terdapat metodologi yang di gunakan untuk memperkuat klaim di mana metodologi yang di gunakan adalah dengan menggunakan Aplikasi mikrokontroler AT89S52 sebagai pengontrol sistem pengusir burung pemakan padi dengan bunyi sirine dimana  peralatan ini menggunakan cahaya laser dan LDR (light dependent resistor) sebagai sistem sensor untuk mendeteksi kehadiran burung dan bunyi sirine untuk mengusir burung. Untuk argumentasi dan teori utama dari paper ini adalah dapat membuat Aplikasi mikrokontroler AT89S52 sebagai pengontrol sistem pengusir burung pemakan padi dengan meminimalisasikan kekurangan yang terdapat pada apliaksi ini.tleah di lakukan eksperimen,analisa data,simulasi,dan studi kasus pada aplikasi system monitoring tersebut dan klaim kontribusi telah di buktikan secara ilmiah oleh peneliti

1.5       Kesimpulan

Kesimpulannya adalah banyak hal yang dapat kita pelajari dari paper ini yaitu bahwa membuat suatu system itu tidak mudah karena sebaik-baiknya system itu di buat maka akan terdapat kekurangan dan kelebihannya seperti yang telah dipaparkan bahwa Sistem aplikasi mikrokontroler AT89S52 sebagai pengontrol sistem pengusir burung pemakan padi dengan bunyi sirine mampu untuk mengusir burung dari sawah. Bunyi sirine diatur berbunyi selama 30 detik. Sistem ini dapat mendeteksi kehadiran burung pada petak sawah dengan diagonal maksimum 110 meter. standar practice dari bidang ilmu tidak terlalu berpengaruh sehingga tidak banyak perubahan. Akan tetapi hasilnya bisa di generalisasikan dan di aplikasikan ke bidang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar